Hal Penting yang Harus Dicek Setelah Motor Terkena Banjir
Tips & Tricks•3 hari yang lalu

Komponen yang Harus Segera Diperiksa Setelah Motor Terendam Banjir
Motor yang terendam banjir tidak boleh dianggap sepele, meskipun air hanya setinggi mata kaki atau motor masih bisa dinyalakan. Air yang masuk ke beberapa komponen penting dapat menyebabkan kerusakan serius jika tidak segera ditangani. Pemeriksaan sejak awal sangat penting untuk mencegah biaya perbaikan yang jauh lebih besar di kemudian hari.
Setelah motor terkena banjir, langkah pertama adalah jangan langsung menyalakan mesin. Air yang masuk ke dalam sistem mesin dapat menyebabkan kerusakan fatal jika dipaksa menyala. Beberapa bagian penting yang wajib diperiksa antara lain:
Sistem pembakaran dan filter udara
Air yang masuk melalui filter udara dapat mengalir ke ruang bakar. Jika mesin dipaksa hidup dalam kondisi ini, risiko water hammer sangat besar dan bisa menyebabkan piston bengkok atau setang piston rusak.
Busi dan kelistrikan
Busi yang basah atau sistem kelistrikan yang lembap dapat menyebabkan motor sulit dihidupkan, brebet, bahkan mati total. Komponen kelistrikan juga rawan mengalami korosi jika tidak segera dikeringkan.
CVT dan transmisi motor matic
Pada motor matic, air bisa masuk ke rumah CVT dan mencemari kampas serta pulley. Jika dibiarkan, performa akan menurun dan komponen cepat aus.
Rem dan bearing
Air banjir membawa lumpur dan kotoran yang dapat masuk ke sistem rem dan bearing roda. Jika tidak dibersihkan, bisa menimbulkan bunyi, seret, hingga karat.
Oli mesin dan oli gardan
Oli menjadi komponen paling krusial yang harus segera dicek. Jika air masuk ke ruang mesin, oli akan tercampur air dan berubah warna menjadi kecokelatan seperti susu. Kondisi ini membuat oli kehilangan fungsi pelumasnya. Penggantian oli mesin dan oli gardan sebaiknya dilakukan bersamaan untuk memastikan seluruh sistem pelumasan kembali bekerja optimal.
Mengapa Oli Harus Segera Dikuras Setelah Motor Terkena Banjir?
Oli mesin berfungsi melumasi, mendinginkan, dan melindungi komponen mesin dari gesekan. Ketika air masuk ke dalam mesin, oli akan tercampur dan kehilangan kemampuannya dalam melindungi komponen. Beberapa risiko serius jika oli tidak segera diganti:
Pelumasan tidak optimal sehingga mesin cepat aus
Muncul karat pada komponen internal mesin
Overheat karena gesekan meningkat
Terbentuk lumpur oli (sludge)
Risiko kerusakan mesin permanen
Dalam kondisi tertentu, mesin bahkan bisa mengalami kerusakan total jika tetap digunakan tanpa penggantian oli.
Motor yang terkena banjir membutuhkan penanganan cepat dan tepat. Pemeriksaan menyeluruh, terutama pada oli mesin, menjadi langkah paling penting untuk mencegah kerusakan serius. Mengabaikan kondisi ini dapat menyebabkan biaya perbaikan yang jauh lebih besar di kemudian hari.
Untuk itu, penggantian oli sesegera mungkin menjadi langkah utama setelah motor terendam banjir. Dengan oli PTT Lubricants membantu mengembalikan performa mesin sekaligus memberikan perlindungan optimal. Dengan pelumasan yang stabil dan meminimalisir gesekan, oli PTT membantu menjaga mesin tetap bersih, awet, dan sehat.
























